Gibran menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan di-roasting oleh Pandji. Bahkan, ia mengaku sudah terbiasa menerima candaan, termasuk dari rekan-rekannya sendiri. “Anak saya baru lahir itu. Malemnya kalian roasting. Lebih parah dari Pandji,” sindir Gibran di hadapan komika Tretan Muslim dan Coki Pardede.
Meski demikian, ia menilai roasting tersebut sebagai hiburan semata. Lebih jauh, Gibran menilai materi yang disampaikan Pandji dalam Mens Rea bukan sekadar lelucon, melainkan juga kritik yang patut dijadikan bahan evaluasi. “Yang disampaikan Pandji di Mens Rea itu kan kritikan, masukan untuk kita semua,” katanya.
Karena itu, Gibran mengajak publik untuk menyikapi kritik dengan kepala dingin dan tidak berlebihan. “Nggak usah saling mem-bully, nggak usah saling melaporkan. Dibawa santai saja,” ujarnya.
Putra sulung mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu juga merespons maraknya perundungan terhadap Pandji dan keluarganya setelah materi tersebut beredar. “Dan jangan mem-bully anak istrinya juga. Mereka salah apa? Nggak salah apa-apa,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Gibran kembali menegaskan bahwa humor Pandji dapat diterima publik luas. “Lucu, lucu. Kalau nggak lucu, nggak mungkin nomor satu di Netflix,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Meutya Hafid Didesak Mundur dari Menkominfo, Gagal Berantas Judi Online?
Tifatul Sembiring Bela Pandji Pragiwaksono: Jangan Cari-cari Delik Hukum, Pahami Kritik Generasi Muda
Dokter Tifa Kritik SP3 Kasus Eggi Sudjana: Abuse of Power Usai Sowan ke Jokowi?
Menhan Sjafrie Lantik 12 Tenaga Ahli DPN, Termasuk Noe Letto dan Anak Hotman Paris