NasDem Sindir Partai Gerakan Rakyat: "Pilpres Masih Lama" Usai Deklarasi dan Usung Anies
Peta politik nasional kembali memanas setelah Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik dan secara terbuka mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) Republik Indonesia untuk Pilpres 2029.
Respons dan Sindiran Halus NasDem
Langkah Partai Gerakan Rakyat tersebut langsung memantik respons dari partai politik lain. Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menilai langkah Gerakan Rakyat terkesan terlalu dini. Ia mengingatkan bahwa Pemilihan Presiden (Pilpres) masih cukup lama dan dinamika politik bisa berubah.
“Pemilunya masih lama,” ujar Saan Mustopa, dikutip dari Liputan 6 (21/1/2026). Meski menyelipkan nada sindiran, Saan tetap menyampaikan ucapan selamat dan menegaskan NasDem menghormati hak setiap warga negara untuk mendirikan partai politik.
Fokus NasDem Masih pada Pemerintahan Prabowo
Saan Mustopa menegaskan bahwa sikap politik NasDem saat ini masih sangat jelas. Partai pimpinan Surya Paloh tersebut memilih fokus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan belum membuka pembahasan terkait Pemilihan Presiden 2029.
“NasDem saat ini fokus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. Soal Pilpres 2029 belum menjadi agenda pembahasan,” tegasnya. Pernyataan ini sekaligus menegaskan jarak politik NasDem dengan wacana pencapresan yang terlalu dini, dengan prioritas pada stabilitas pemerintahan pasca-Pemilu 2024.
Artikel Terkait
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Lubis dengan Jokowi: Diplomasi Tingkat Tinggi atau Rekonsiliasi Politik?
Blunder Restorative Justice Eggi-Damai: dr Tifa Sebut Langkah Itu Melemahkan Jokowi
Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra, Syarat Jadi Deputi Gubernur BI Terpenuhi
Partai Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan Capres 2029, Demokrat Soroti Verifikasi KPU