Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
Polemik pernyataan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, memicu desakan pencopotan. Aktivis Muhammadiyah Jakarta, Farid Idris, secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto mencopot Dahnil dari jabatannya. Desakan ini muncul setelah Dahnil dinilai melontarkan ucapan kasar yang menyindir sesepuh Muhammadiyah, Anwar Abbas.
Pemicu Polemik: Kata "Cangkem" dan Kritik Layanan Haji
Desakan tersebut muncul menyusul beredarnya video di mana Dahnil menggunakan kata "cangkem" saat menanggapi kritik Anwar Abbas terkait sektor katering haji. Farid Idris menilai diksi tersebut tidak pantas diucapkan pejabat publik, apalagi kepada tokoh senior Muhammadiyah.
Menurut Farid, kritik Anwar Abbas justru bentuk kepedulian terhadap pelayanan haji. Anwar mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan katering haji demi transparansi dan peningkatan kualitas layanan. Namun, respons Dahnil dinilai melenceng dari etika komunikasi pejabat negara.
Permintaan Resmi Pencopotan Dahnil Anzar
"Pemerintah harus tegas. Pejabat publik tidak boleh menggunakan bahasa kasar untuk menjawab kritik. Dahnil telah merendahkan marwah organisasi dan merusak citra pemerintah. Presiden Prabowo perlu mempertimbangkan pencopotan Dahnil dari posisi Wakil Menteri Haji dan Umrah," tegas Farid Idris, Sabtu (29/11/2025).
Farid menambahkan, ucapan Dahnil mencerminkan arogansi dan ketidakmatangan emosional. Ia menekankan bahwa desakan ini bertujuan menjaga wibawa institusi dan etika pejabat publik, bukan memperkeruh suasana.
Artikel Terkait
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Kritik ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Analisis Lengkap
Anies Baswedan Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Respons Santainya Viral di Medsos
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo! - Pernyataan Tegas di Rakornas 2026
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Tokoh Nasional: Ini Penjelasan Resmi Istana