Ketegangan antara Dahnil dan tokoh Muhammadiyah disebut bukan kali pertama terjadi. Sejumlah kader menilai, identitas kedekatan dengan Muhammadiyah kerap dijadikan legitimasi di ruang publik, meski persyarikatan bukan organisasi politik.
Ucapan kasar terhadap Anwar Abbas kembali memunculkan keprihatinan terkait peran dan sikap Dahnil, baik sebagai pejabat negara maupun figur yang pernah dekat dengan Muhammadiyah.
Pentingnya Etika Pejabat dalam Tata Kelola Haji
Farid menegaskan, negara besar karena adab. "Jika Wakil Menteri saja tidak mampu menjaga lisan, bagaimana kita berharap pelayanan haji berjalan profesional? Presiden Prabowo harus melihat ini sebagai peringatan serius," ujarnya.
Desakan pencopotan ini disebut sebagai langkah pemulihan moral di tengah upaya pemerintah membenahi tata kelola haji.
Respons dan Dampak Polemik
Hingga berita ini diturunkan, Dahnil Anzar Simanjuntak belum memberikan klarifikasi resmi. Pemerintah juga belum menyampaikan sikap atas polemik ini.
Polemik ini terus menghangat di kalangan publik. Banyak pihak menilai kritik Anwar Abbas adalah bagian dari tradisi intelektual Muhammadiyah yang tidak semestinya dibalas dengan bahasa kasar. Isu ini diperkirakan masih berlanjut, mengingat menyangkut kepentingan jutaan jemaah haji Indonesia.
Artikel Terkait
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Kritik ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Analisis Lengkap
Anies Baswedan Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Respons Santainya Viral di Medsos
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo! - Pernyataan Tegas di Rakornas 2026
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Tokoh Nasional: Ini Penjelasan Resmi Istana