Perbedaan yang Positif dan Ajakan untuk Bersatu
Prabowo juga menyoroti bahwa perbedaan dan persaingan dalam kehidupan berbangsa adalah hal yang wajar dan bisa bernilai positif. Namun, setelah masa persaingan, langkah terpenting adalah bersatu kembali demi tujuan yang lebih besar.
"Perbedaan adalah baik, persaingan adalah baik. Tetapi setelah bersaing, mari kita bersatu. Bersatu dalam munajat, bersatu untuk keselamatan bangsa," imbuhnya.
Meneladani Sikap Ulama Indonesia
Di akhir pidato, Prabowo mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mencontoh sikap para ulama yang selama ini aktif mempromosikan nilai-nilai saling menghormati, baik antarumat beragama maupun antarkelompok dalam masyarakat.
"Itulah contoh yang diberikan ulama-ulama Indonesia," pungkas Presiden Prabowo Subianto menutup sambutannya.
Artikel Terkait
Pemuda Katolik Kritik Klarifikasi Berulang Jusuf Kalla Soal Laporan Penistaan Agama UGM
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini