Perbedaan yang Positif dan Ajakan untuk Bersatu
Prabowo juga menyoroti bahwa perbedaan dan persaingan dalam kehidupan berbangsa adalah hal yang wajar dan bisa bernilai positif. Namun, setelah masa persaingan, langkah terpenting adalah bersatu kembali demi tujuan yang lebih besar.
"Perbedaan adalah baik, persaingan adalah baik. Tetapi setelah bersaing, mari kita bersatu. Bersatu dalam munajat, bersatu untuk keselamatan bangsa," imbuhnya.
Meneladani Sikap Ulama Indonesia
Di akhir pidato, Prabowo mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mencontoh sikap para ulama yang selama ini aktif mempromosikan nilai-nilai saling menghormati, baik antarumat beragama maupun antarkelompok dalam masyarakat.
"Itulah contoh yang diberikan ulama-ulama Indonesia," pungkas Presiden Prabowo Subianto menutup sambutannya.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019