Boroujerdi lebih lanjut menyoroti ancaman yang dilontarkan Israel terhadap negara-negara tetangganya. "Rezim ini juga bukan anggota IAEA, bukan bagian dari NPT, dan telah mengancam seluruh negara tetangganya dengan penggunaan bom nuklir," sambungnya.
Di sisi lain, Dubes Iran menyindir keras realitas di mana Israel, yang dinilainya telah melakukan genosida di Palestina dan Gaza, justru menuding Iran sebagai ancaman bagi perdamaian dunia.
Boroujerdi menyayangkan kondisi dunia saat ini yang dinilai membiarkan Israel bersama Amerika Serikat merusak tatanan dan hukum internasional. Menurutnya, hal ini dilakukan melalui propaganda yang diikuti dengan agresi militer.
"Ironisnya, kenyataan pahit yang harus disampaikan adalah sebuah pihak, seperti rezim Zionis Israel, memberikan cap kepada Iran sebagai pihak yang berorientasi pada kekerasan dan peperangan," pungkas Mohammad Boroujerdi menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019