Selain masalah teknis, Amien juga menyoroti aspek pembiayaan. Ia mengingatkan bahwa proyek ini telah menelan anggaran puluhan triliun rupiah sejak awal pembangunan. Ia mempertanyakan kelanjutan pendanaan, terutama dari investor asing yang dinilai belum menunjukkan realisasi signifikan di lapangan.
Dalam kritiknya, Amien turut menyinggung era Joko Widodo, khususnya terkait klaim masuknya investor asing ke proyek IKN. Menurut Amien, optimisme yang digemborkan sebelumnya tidak sepenuhnya tercermin dalam realisasi pembangunan.
Puncaknya, ia menyebut target Presiden Prabowo untuk berkantor di IKN sebagai tantangan yang sangat berat. Dengan nada skeptis, Amien menyatakan proyek ini berpotensi menjadi "mission impossible" jika berbagai persoalan tidak ditangani secara serius dan terukur.
Meski demikian, Amien tetap membuka ruang untuk koreksi. Ia menyatakan siap mengakui kekeliruan jika proyek IKN benar-benar berhasil sesuai target yang ditetapkan.
Pernyataan ini menambah deretan suara kritis terhadap proyek IKNāsebuah megaproyek yang tidak hanya menguji kemampuan teknis pembangunan, tetapi juga daya tahan politik, ekonomi, dan kepercayaan publik.
Artikel Terkait
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Kritik Ijazah Jokowi Berujung Hukum, Analis Sebut Ini Malapetaka Bangsa
Said Didu Beberkan Modus BGN Rampok Uang Negara Lewat Dapur Fiktif dan Markup Anggaran MBG
PDIP Balas Sindiran Golkar: Fokus pada Pemadaman Listrik, Bukan Urusi Posisi Kami
Jokowi Buka Suara soal Roy Suryo dan Dokter Tifa: Siap Bawa Ijazah Asli ke Sidang