MULTAQOMEDIA.COM - Penunjukan Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dan Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi kembali menjadi sorotan tajam publik. Langkah Presiden Prabowo Subianto yang masih merangkul kedua tokoh ini menuai kritik dan tanda tanya besar di kalangan pengamat politik.
Pengamat politik Dr. Selamat Ginting mengungkapkan keheranannya atas keputusan Presiden Prabowo yang tetap mempertahankan keduanya di posisi strategis. Menurutnya, publik menilai bahwa kehadiran Qodari dan Hasan Nasbi justru menjadi salah satu kelemahan dalam kabinet pemerintahan saat ini.
"Publik menganggap bahwa ini salah satu kelemahan pemerintah ada di Qodari dan Hasan Nasbi. Tapi pertanyaan pentingnya adalah mengapa dia direkrut kembali?" ujar Selamat dalam podcast Madilog yang tayang di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Kamis malam, 14 Mei 2026.
Akademisi Universitas Nasional (Unas) tersebut menambahkan bahwa Hasan Nasbi dan Qodari dapat disebut sebagai produk reject yang melekat pada era pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Selamat berargumen bahwa pertimbangan Prabowo merekrut keduanya kembali lebih bersifat politis daripada teknis komunikasi semata.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019