MULTAQOMEDIA.COM - Rencana lawatan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) keliling Indonesia diduga kuat memiliki motif politik yang mendalam. Safari politik ini dinilai sebagai strategi untuk menunjukkan bahwa Jokowi masih memiliki basis massa pendukung yang solid.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, mengungkapkan bahwa Jokowi ingin membuktikan modal politiknya masih besar melalui perjalanan politiknya. "Jokowi keliling Indonesia untuk menunjukkan basis massanya masih besar. Dia ingin pamer modal politiknya masih kuat,” ujarnya pada Rabu, 27 Mei 2026.
Safari politik ini juga menjadi sinyal bagi partai-partai politik, termasuk Prabowo Subianto, bahwa nilai tawar Jokowi masih tinggi. Dengan mempertontonkan kekuatan politiknya, Jokowi berharap posisinya di hadapan elite partai tetap diperhitungkan. "Dengan begitu, nilai tawar politik Jokowi diharapkan akan tetap tinggi di hadapan petinggi partai politik, termasuk Prabowo Subianto,” tambah Jamiluddin.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia