Hingga saat ini, Gibran Rakabuming Raka sendiri belum memberikan respons resmi terhadap dorongan relawan ini. Sebagai Wakil Presiden, Gibran fokus pada tugas negara mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Dinamika Politik 2029
Wacana Gibran maju sebagai Capres 2029 semakin hangat dibicarakan sejak awal 2026. Beberapa analis politik menilai peluang Gibran cukup terbuka, terutama setelah putusan Mahkamah Konstitusi yang menghapus ambang batas presidential threshold. Namun, tantangan politik internal koalisi dan dinamika partai politik tetap menjadi faktor penentu.
Sementara itu, pihak Istana dan Partai Gerindra selaku pendukung utama pemerintahan Prabowo-Gibran belum memberikan komentar resmi. Beberapa kader Gerindra menegaskan bahwa hubungan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran tetap harmonis dan solid.
Konsolidasi relawan GP-Gibran ini menambah daftar kelompok pendukung yang ingin mendorong Gibran ke level lebih tinggi. Gerakan serupa sebelumnya juga muncul dari kelompok Laskar Gibran dan relawan lainnya di berbagai daerah.
Perkembangan lebih lanjut akan sangat bergantung pada sikap Gibran sendiri serta arah kebijakan pemerintahan saat ini. Publik pun menanti apakah dorongan relawan ini akan menjadi gerakan organik yang besar atau hanya fenomena sementara menjelang Pemilu 2029.
Artikel Terkait
Safari Politik Jokowi dan PSI Dinilai Percepat Persaingan Elite Menuju Pemilu 2029, Berpotensi Jadi Musuh Bersama
Safari Politik Jokowi dan PSI Dinilai Bisa Picu Faksionalisme di Lingkaran Elite Kekuasaan
Jokowi Dituding Tak Rela Lepas Kekuasaan: Dari Wacana 3 Periode hingga Dorong Gibran Maju Pilpres 2024
Wacana Tiga Partai Usung Capres-Cawapres Dinilai Tutup Jalan Tokoh Potensial Maju Pilpres