Lebih lanjut, Amien mengingatkan pemerintah agar konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Ia menegaskan bahwa kebebasan dalam politik luar negeri tidak boleh diartikan sebagai tindakan yang semaunya sendiri.
"Karena politik luar negeri kita berprinsip bebas dan aktif, maka bebas itu jangan ditafsirkan 'semau gue'. Jangan," tegas Amien.
Amien mengaku khawatir bahwa kedekatan Prabowo dengan Trump dapat menimbulkan persepsi negatif di mata masyarakat internasional. Indonesia dinilai terlalu condong terhadap pandangan politik Presiden AS yang dikenal sebagai tokoh kontroversial tersebut.
"Saya mungkin juga jutaan rakyat Indonesia menilai Mas Prabowo agak miring mendukung pikiran Trump seorang warmonger dan ada kesan mengagumi Israel," pungkas Amien Rais.
Pernyataan ini pun memicu diskusi hangat di kalangan pengamat politik dan masyarakat luas mengenai arah kebijakan luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
Amien Rais Sebut Kubu Jokowi Bergerak Diam-diam untuk Gulingkan Prabowo, Ini Buktinya
Putusan MK dan Gibran: Kritik Tajam Denny Indrayana Soal Skandal Konstitusi dan Etika Politik
Amien Rais Kritik Kedekatan Prabowo-Trump: Peringatkan Politik Bebas Aktif dan Risiko Dukungan ke Israel
Alasan Anies Baswedan Jarang Dikritik Publik Dibanding Jokowi: Pengamat dan Pegiat Medsos Angkat Bicara