Nama Budi Arie sudah sering disebut di dalam fakta persidangan. Jika sampai Budi Arie Setiadi tidak diperiksa, maka jangan kaget penegak hukum makin dirujak publik.
“Jangan-jangan ada tangan tak terlihat yang melindungi dia? Dia menterinya, apalagi dikenal oleh para tersangkanya, masih yakin dia tidak terlibat? Itu kan asumsi publik,” katanya.
Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) ini menegaskan, publik sudah cerdas mencerna sebuah peristiwa. Soal kasus pengamanan situs judi online di Kominfo, sulit bagi Budi Arie yang saat itu berkapasitas sebagai menteri tidak mengetahui praktik anak buahnya.
"Pemeriksaan Budi Arie penting agar stigma publik bisa diluruskan. Tinggal dicek dengan fakta, kalau terlibat ya bagaimana? Kalau tidak terlibat justru bisa menjadi kesempatan Budi Arie membersihkan namanya,” lanjut Adib.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia