MULTAQOMEDIA.COM - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM kembali menggelar pembahasan lanjutan terkait kelayakan produk bahan bakar inovatif dari PT Inti Sinergi Formula, produsen Bobibos. Langkah ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan bahan bakar alternatif karya anak bangsa untuk memperkuat kemandirian energi nasional.
Dalam keterangan resmi pada Sabtu (25/4), Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Noor Arifin Muhammad, menyatakan bahwa pihaknya memanggil PT Inti Sinergi Formula (Bobibos) di Kantor Ditjen Migas, Gedung Ibnu Soetowo, Jakarta. Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu, yang bertujuan mematangkan rencana pengujian laboratorium serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum dipasarkan secara luas.
Noor meminta Bobibos untuk segera melaksanakan pengujian teknis guna menentukan posisi produk, apakah masuk dalam kategori Bahan Bakar Nabati (BBN) atau Bahan Bakar Minyak (BBM). "Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas. Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel," ujar Noor.
Artikel Terkait
Pajak Rumah Sewa 2027: Pemerintah Incar Pemilik Rumah Kedua dan Juragan Kontrakan
Pemerintah Lunasi Utang Kopdes Merah Putih Rp240 Triliun Pakai APBN, Dicicil 6 Tahun
Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Turun per 1 Agustus 2026: Daftar Lengkap Pertamax, Turbo, dan Dexlite di Seluruh Wilayah Indonesia
PDIP Kritik APBN 2025: Utang Rp9.658 Triliun dan Defisit Membengkak Rp54 Triliun