MULTAQOMEDIA.COM - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM kembali menggelar pembahasan lanjutan terkait kelayakan produk bahan bakar inovatif dari PT Inti Sinergi Formula, produsen Bobibos. Langkah ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan bahan bakar alternatif karya anak bangsa untuk memperkuat kemandirian energi nasional.
Dalam keterangan resmi pada Sabtu (25/4), Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Noor Arifin Muhammad, menyatakan bahwa pihaknya memanggil PT Inti Sinergi Formula (Bobibos) di Kantor Ditjen Migas, Gedung Ibnu Soetowo, Jakarta. Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu, yang bertujuan mematangkan rencana pengujian laboratorium serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum dipasarkan secara luas.
Noor meminta Bobibos untuk segera melaksanakan pengujian teknis guna menentukan posisi produk, apakah masuk dalam kategori Bahan Bakar Nabati (BBN) atau Bahan Bakar Minyak (BBM). "Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas. Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel," ujar Noor.
Artikel Terkait
Rupiah Tembus Rp17.310 per Dolar AS, BI Sebut Sudah Undervalued dan Bakal Menguat
Menkeu Purbaya Buka Suara Soal Anggaran Gaji 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Merah Putih
Fakta Lengkap Isu Purbaya Copot Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman di Kemenkeu
Indonesia Paling Rentan Terimbas Konflik Timur Tengah, Ini Analisis Risiko S&P Global