BOS MAKTOUR BUNGKAM SOAL DUIT HAIJI GUS YAQUT, WARTAWAN DIBILANG "BAHAYA"
MULTAQOMEDIA.COM - Direktur Utama PT Makassar Toraja (Maktour Travel), Fuad Hasan Masyhur, memilih bungkam usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Pemeriksaan berlangsung selama tujuh jam di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 Juni 2026.
Suasana memanas saat Fuad dihadang awak media seusai pemeriksaan. Wartawan terus mendesak soal dugaan aliran uang untuk mendapatkan tambahan kuota haji yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut.
"No comment deh, jangan, ini bahaya kamu. Saya khawatir, ah. Karena tidak pernah ada pernyataan itu," ujar Fuad sambil berjalan cepat meninggalkan lokasi, Kamis sore.
Sebelumnya, wartawan mengkonfirmasi soal dugaan transfer dana dari Direktur Operasional Maktour kepada Gus Yaqut. Fuad dengan tegas membantah tuduhan tersebut.
Artikel Terkait
KPK OTT di Kabupaten Bogor: 3 Orang Diamankan Beserta Uang Tunai, Dibawa ke Gedung Merah Putih
KPK Ungkap Aliran Rp700 Juta ke Anak Eks Pejabat Pajak untuk Sponsor Fashion Show, Total Gratifikasi Capai Rp20,7 Miliar
Kosmak Bongkar Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa dan Transaksi Repo Rp5 Triliun di Kasus Jiwasraya-Asabri, Desak Sprindik Baru
KPK Tegaskan Kuota Haji Tambahan Milik Negara, Bukan Keuntungan Sah PIHK