Kebahagiaan Keisha, mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad), sirna seketika. Diterima di Program Studi Administrasi Pemerintahan melalui jalur prestasi akademik, mimpinya untuk kuliah justru berubah menjadi mimpi buruk setelah interaksinya dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam kuliah umum interaktif Prabu 2026 di kampus Jatinangor pada Senin (10/08/2026) memicu kontroversi nasional.
Video wawancara yang viral di media sosial tersebut tidak hanya menuai kecaman publik, tetapi juga berdampak buruk pada kondisi psikologis Keisha. Ia dikabarkan merasa malu, terpuruk, dan kehilangan semangat untuk melanjutkan perkuliahan. Isu ini mencuat setelah rekan-rekan dan alumni Program Studi Administrasi Pemerintahan Unpad menyebarkan imbauan solidaritas melalui grup WhatsApp "Adpem Career".
Dalam pesan terbuka yang diterima redaksi, perwakilan ikatan mahasiswa membeberkan kondisi terkini Keisha. "Pada saat ini kondisi Keisha sedang tidak baik-baik saja karena merasa malu dan kehilangan semangat untuk berkuliah di Adpem dan Unpad," tulis mereka. Pesan tersebut juga mengajak seluruh alumni untuk memberikan dukungan moral melalui format pesan "Pesan-Nama-Adpem-Tahun Angkatan" sebagai bentuk solidaritas bahwa Keisha tidak berjalan sendirian.
Awal Mula Kontroversi: Pertanyaan Sarkastis KDM
Hilangnya semangat kuliah Keisha berawal dari respons dan rentetan pertanyaan Dedi Mulyadi yang dinilai warganet sangat menyudutkan dan bernada sarkastis di hadapan ribuan mahasiswa. Dalam forum terbuka tersebut, Keisha dengan jujur menceritakan latar belakang keluarganya yang penuh keterbatasan. Sang ayah tidak pernah memberikan nafkah, ibunya bekerja keras seorang diri menghidupi tiga anak, dan nenek yang menjadi tempat bergantung telah meninggal dunia. Keisha termotivasi kuliah untuk membuktikan diri kepada sanak saudara yang memandangnya sebelah mata.
Alih-alih memberikan simpati, Dedi Mulyadi justru melontarkan pertanyaan yang memicu kontroversi. "Kenapa kamu dilahirkan dari bapak yang tidak bertanggung jawab, pilih yang bertanggung jawab dong," ujar KDM. Pertanyaan itu dijawab lirih oleh Keisha sambil menahan kesedihan, "Ya enggak tahu, kan enggak bisa milih nasib."
Artikel Terkait
Gempa M7,7 NTT: Korban Meninggal Capai 75 Jiwa, 92.735 Orang Mengungsi
Ajudan Ketua DPR Aceh Ikut Dicambuk: 11 Terpidana Syariat Islam Dieksekusi di Banda Aceh
Video Viral Kasir Indomaret 7 Menit: Fakta, Klarifikasi, dan Bahaya Link yang Beredar
KKB Papua Culik 9 Warga Sipil di Mimika, 3 Anak SD dan Remaja Hamil Jadi Korban, TNI Lakukan Pengejaran