MULTAQOMEDIA.COM - Niruh Kyle Antatico, mantan pegawai Badan Irigasi Nasional (NIA) Filipina yang pertama kali mengungkap kasus korupsi di institusinya hingga memicu gelombang demonstrasi besar di negara itu, ditembak mati, pada 10 Oktober 2025 lalu.
Antatico menjadi populer setelah membocorkan proyek hantu atau proyek fiktif irigasi di Filipina. Sejak itu Antatico mengundurkan diri sebagai pegawai NIA setelah dikecam atasannya.
Mantan peneliti hukum untuk NIA di Mindanao Utara itu dibunuh secara brutal oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor saat mengemudikan mobil di Kota Cagayan de Oro.
Sebelum dibunuh, Antatico secara terbuka mengkritik sebuah proyek di NIA Wilayah 10 yang belum selesai dan tidak bisa digunakan.
“Sampai saat ini, petani belum bisa menggunakannya. Uji coba belum dilakukan. Tentu saja, bagaimana kita bisa melakukan uji coba jika ada bagian-bagian yang tidak tersambung, ada bagian yang rusak dan sudah tertimbun lumpur akibat penghentian proyek," katanya, dalam posting-an disertai beberapa foto di Facebook.
Artikel Terkait
Bumi Hilang Gravitasi 7 Detik 12 Agustus 2026? Ini Fakta Sains yang Membantah Hoaks Viral
Perang Dunia 3? Klaim Dewan Perang Eropa & Bantahan Uni Eropa Dikupas Tuntas
Jerman Bangkitkan Militer Terkuat di Eropa 2026: Anggaran Rp1.950 Triliun & Wajib Militer Baru
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz: 21 Tewas, Penyebab Diduga Anjlok