Kondisi ini terjadi karena banyak petugas air traffic control (ATC), bagian dari pegawai federal, yang dirumahkan karena tidak mendapat gaji.
Otoritas AS sebelumnya mengumumkan akan memangkas jumlah penerbangan sebesar 10 persen jika penutupan pemerintah terus berlangsung.
Presiden Donald Trump memperingatkan dampak dari shut down terhadap sektor penerbangan sangat riskan terhadap keamanan nasional.
Tahun fiskal sedianya dimulai di AS pada 1 Oktober, namun Kongres gagal menyepakati rancangan anggaran yang menyebabkan pemerintah tidak dapat menjalankan operasionalnya. Rekor shut down terpanjang sebelumnya juga terjadi pada masa pemerintahan Trump periode pertama yakni 35 hari.
Trump sebelumnya mengatakan akan memanfaatkan momentum ini untuk melakukan PHK massal terhadap pegawai pemerintah serta memangkas anggaran gaji. Gedung Putih juga memanfaatkannya untuk menghapus program-program pemerintah yang tak disukai Partai Repubik
Sumber: inews
Artikel Terkait
Perang Dunia 3? Klaim Dewan Perang Eropa & Bantahan Uni Eropa Dikupas Tuntas
Jerman Bangkitkan Militer Terkuat di Eropa 2026: Anggaran Rp1.950 Triliun & Wajib Militer Baru
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz: 21 Tewas, Penyebab Diduga Anjlok
Lonjakan PTSD & Bunuh Diri di Militer Israel: Dampak Psikologis Perang Gaza 2024-2025