Delcy Rodriguez Ditunjuk Jadi Pengganti Sementara Presiden Venezuela
Mahkamah Agung Venezuela telah mengeluarkan perintah penting. Lembaga tinggi itu memerintahkan Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk mengambil alih peran presiden sementara. Keputusan ini diambil menyusul penculikan Presiden Nicolas Maduro oleh pasukan Amerika Serikat. Maduro dilaporkan diterbangkan ke New York untuk menghadapi tuduhan pidana terkait narkoba.
Putusan Mahkamah Agung untuk Jamin Kesinambungan Pemerintahan
Melalui putusan pada hari Sabtu, Kamar Konstitusi Mahkamah Agung menyatakan Rodriguez akan mengambil alih jabatan. Tujuannya adalah untuk menjamin kesinambungan pemerintahan Venezuela. Diskusi hukum juga segera dimulai untuk menentukan kerangka kerja yang tepat. Hal ini penting untuk memastikan kelangsungan negara, administrasi, dan pembelaan kedaulatan di tengah krisis penculikan ini.
Profil dan Karir Delcy Rodriguez di Pemerintahan
Delcy Rodriguez, 56 tahun, adalah seorang pengacara kelahiran Caracas. Ia telah menjabat sebagai Wakil Presiden Venezuela sejak tahun 2018. Karirnya di pemerintahan cukup panjang, dimulai dari era mendiang Hugo Chavez hingga Nicolas Maduro. Sebelumnya, ia pernah menduduki posisi Menteri Luar Negeri. Pada saat penculikan Maduro terjadi, Rodriguez juga sedang menjabat sebagai Menteri Perminyakan. Ia dikenal sebagai sekutu setia Maduro dan telah menjadi target sanksi dari AS dan Uni Eropa.
Artikel Terkait
Perang Dunia 3? Klaim Dewan Perang Eropa & Bantahan Uni Eropa Dikupas Tuntas
Jerman Bangkitkan Militer Terkuat di Eropa 2026: Anggaran Rp1.950 Triliun & Wajib Militer Baru
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz: 21 Tewas, Penyebab Diduga Anjlok
Lonjakan PTSD & Bunuh Diri di Militer Israel: Dampak Psikologis Perang Gaza 2024-2025