Pernyataan resmi itu menekankan, Republik Islam Iran tidak akan membatasi respons setelah keputusan untuk membalas diambil.
Netanyahu Hubungi Putin, Minta Bantu Sampaikan Pesan ke Iran
Di tengah eskalasi ketegangan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta bantuan Presiden Rusia Vladimir Putin. Netanyahu meminta Putin menyampaikan pesan kepada Iran bahwa Tel Aviv tidak memiliki niat untuk melancarkan serangan.
Laporan dari lembaga penyiaran KAN Israel, yang mengutip sumber diplomatik, menyebut permintaan itu disampaikan akibat kekhawatiran Israel akan serangan pendahuluan dari Iran. Pesan "kepastian" ini dikirimkan melalui percakapan telepon antara Netanyahu dan Putin.
Menariknya, meski mengupayakan pesan damai melalui Putin, Netanyahu di hadapan Knesset menyatakan telah mengirim pesan ancaman balik ke Iran. Dia mengatakan bahwa jika Israel diserang, Iran akan menghadapi "konsekuensi yang sangat parah".
Laporan KAN juga menyebut adanya kekhawatiran di pemerintahan Israel bahwa sebuah miskalkulasi oleh Iran bisa memicu serangan, yang didorong oleh ketakutan Tehran akan diserang Israel kembali. Beberapa pekan terakhir, pimpinan Israel telah menggelar serangkaian rapat membahas ancaman keamanan, termasuk dari Iran.
Artikel Terkait
Bunker Israel Rapuh? Jurnalis India Ungkap Fakta Mengejutkan dari Lapangan
Intelijen Rusia Bantu Iran Serang Situs AS-Israel? Fakta & Dampaknya
Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Klaster: Iron Dome Tembus, Bandara Ben Gurion Terbakar
Reza Pahlavi Serukan Perang Salib ke Iran: Analisis Lengkap Eskalasi AS-Israel-Eropa