Iran Siaga Tempur Tertinggi, Trump Beri Peringatan Keras: Analisis Ketegangan AS-Iran

- Kamis, 08 Januari 2026 | 15:25 WIB
Iran Siaga Tempur Tertinggi, Trump Beri Peringatan Keras: Analisis Ketegangan AS-Iran

Khawatirkan Operasi Militer Gabungan AS-Israel

Kekhawatiran Iran semakin dalam dengan dukungan publik Washington kepada PM Israel Benjamin Netanyahu untuk memperbarui serangan terhadap program nuklir dan rudal Iran. Hal ini memicu kekhawatiran akan adanya operasi militer gabungan dalam waktu dekat.

Ketakutan ini diperparah oleh aksi dramatis AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, yang diinterpretasikan Teheran sebagai sinyal bahwa Washington tidak ragu menggunakan kekuatan untuk menggulingkan pemerintahan berdaulat.

Respons Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei

Di dalam negeri, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menuduh para pengunjuk rasa telah dimanfaatkan pihak asing untuk merusak stabilitas nasional. Laporan hak asasi manusia menyebutkan lebih dari 20 orang tewas dan ratusan ditahan dalam bentrokan.

"Kita harus mengenali taktik musuh. Mereka melihat ini sebagai sebuah kesempatan dan berusaha mengeksploitasinya. Para perusuh harus ditempatkan di tempat semestinya," ujar Khamenei.

Dengan militer dalam siaga penuh dan tekanan dari dalam serta luar negeri, situasi di Iran berada pada titik yang sangat kritis, berpotensi memicu konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.


Halaman:

Komentar