AS Perintahkan Warga Segera Tinggalkan Venezuela, Ada Laporan Kelompok Bersenjata
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mendesak seluruh warganya untuk segera meninggalkan Venezuela. Imbauan darurat ini dikeluarkan menyusul laporan intelijen mengenai adanya kelompok paramiliter bersenjata yang aktif memburu warga negara AS di sana.
Latar Belakang: Operasi Militer dan Penangkapan Maduro
Peringatan keamanan dari Departemen Luar Negeri AS ini muncul tidak lama setelah operasi militer yang dilakukan pasukan khusus AS di Caracas. Operasi tersebut berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Pasca operasi, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Venezuela kini berada di bawah kendali Amerika Serikat.
Ancaman Nyata dari Kelompok "Colectivos"
Dalam peringatannya, Deplu AS secara spesifik menyebut ancaman dari kelompok milisi pro-pemerintah yang dikenal sebagai "colectivos". Kelompok ini dilaporkan mendirikan pos-pos pemeriksaan di jalanan untuk memeriksa kendaraan dan mengidentifikasi warga Amerika serta pihak yang dianggap mendukung mereka.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan