Trump Matangkan Rencana Serang Iran, Respons atas Protes yang Tewaskan Ratusan Jiwa
Iran telah memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak melakukan serangan militer, menyusul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan berbagai opsi tanggapan terhadap gelombang protes yang mengguncang negara tersebut. Jumlah korban tewas dalam demonstrasi dilaporkan telah melonjak hingga ratusan orang.
Opsi Militer AS di Meja Presiden Trump
Seorang pejabat Gedung Putih mengungkapkan bahwa Presiden Trump telah menerima pengarahan mengenai sejumlah opsi serangan militer ke Iran, termasuk target sipil. Meski opsi militer serius dipertimbangkan, langkah ini dipertanyakan oleh anggota parlemen dari kedua partai, Republik dan Demokrat, mengenai apakah pendekatan tersebut yang terbaik. Situasi ini juga membuat Israel meningkatkan kewaspadaannya.
Menurut The Wall Street Journal, Trump dijadwalkan menerima pengarahan lebih mendalam pada Selasa mengenai opsi spesifik. Pertemuan tersebut akan melibatkan pejabat tinggi pemerintah untuk membahas langkah selanjutnya. Selain serangan militer konvensional, pilihan lain yang dipertimbangkan termasuk:
- Memperkuat sumber daya anti-pemerintah secara online.
- Meluncurkan serangan siber rahasia terhadap situs militer dan sipil Iran.
- Menjatuhkan sanksi lebih lanjut terhadap rezim.
Korban Jiwa Protes Iran Meningkat Drastis
Berdasarkan laporan dari berbagai pemantau HAM, korban jiwa dalam protes dan kekerasan yang menyertainya sangat signifikan:
- Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (AS) melaporkan sedikitnya 538 orang tewas, termasuk 490 pengunjuk rasa, dengan lebih dari 10.600 orang ditangkap.
- Kelompok Hak Asasi Manusia Iran (Norwegia) mencatat setidaknya 192 pengunjuk rasa terbunuh.
Artikel Terkait
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz: 21 Tewas, Penyebab Diduga Anjlok
Lonjakan PTSD & Bunuh Diri di Militer Israel: Dampak Psikologis Perang Gaza 2024-2025
Necla Ozmen Klaim Putri Donald Trump: Kronologi, Fakta, dan Upaya Tes DNA
Debat AS vs Iran di DK PBB: Trump Siapkan Opsi Militer, Analisis Dampak Global