Pergerakan Militer AS dan Peringatan Sekutu Regional
Di balik layar diplomasi, ketegangan makin meningkat dengan laporan pergerakan militer AS. Sumber berita melaporkan bahwa setidaknya satu gugus tugas kapal induk Amerika sedang dikerahkan ke kawasan Timur Tengah, meski Pentagon belum mengonfirmasi secara resmi.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa tim Presiden Trump terus memantau situasi dengan saksama dan semua opsi kebijakan sedang dibahas.
Namun, sejumlah pemimpin kunci Timur Tengah seperti dari Arab Saudi, Qatar, Oman, dan Mesir dikabarkan telah memperingatkan Washington. Mereka menyatakan bahwa intervensi militer di Iran berisiko mengguncang stabilitas regional dan ekonomi global yang sudah rapuh.
Korban Jiwa dan Situasi Terkini
Krisis ini telah menelan korban jiwa yang signifikan. Kelompok hak asasi manusia mencatat setidaknya 2.677 orang tewas dalam protes yang terjadi. Meski ketegangan di jalanan Teheran dilaporkan mereda, kehadiran militer AS di kawasan membuat dunia tetap waspada terhadap potensi eskalasi lebih lanjut antara AS dan Iran.
Artikel Terkait
Warganet Malaysia Khawatir Jadi Target AS Usai Foto Satelit, Bercanda: Kami Cuma Punya Minyak Goreng!
India Desak 10.765 Warganya Segera Tinggalkan Iran, Ancaman Militer AS Meningkat
Arab Saudi Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Krisis Minyak & Hancurkan Ekonomi Global
Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah: Ancaman Serangan ke Iran Makin Nyata?