Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman, Siap Hadapi Armada AS di Timur Tengah
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas. Iran secara resmi menaikkan status siaga tinggi militernya menyusul pergerakan besar-besaran armada militer Amerika Serikat (AS) yang mendekati kawasan. Eskalasi ini ditandai dengan pesan visual keras dari pemerintah Iran kepada Washington.
Mural Raksasa di Teheran: Pesan Visual Ancaman untuk AS
Pemerintah Iran secara terbuka memproyeksikan kesiapan perang dengan memasang mural raksasa di Lapangan Enghelab, pusat Kota Teheran. Mural dramatis tersebut menggambarkan sebuah kapal induk AS hancur dengan pesawat tempur terbakar dan korban bergelimpangan.
Aliran darah dalam mural itu membentuk pola yang menyerupai garis-garis bendera Amerika Serikat. Di sudutnya, tertulis slogan bernada ancaman: “If you sow the wind, you will reap the whirlwind” atau “Jika kau menabur angin, kau akan menuai badai.”
Otoritas Iran menegaskan, mural ini adalah pesan politik langsung dan bukan sekadar karya seni. Pemasangannya bertepatan dengan pergerakan kelompok kapal induk AS, termasuk USS Abraham Lincoln, beserta kapal perang pengiringnya ke wilayah Timur Tengah.
Pernyataan Pejabat Iran: Siap Perang Habis-habisan
Seorang pejabat senior Iran yang tidak disebutkan namanya menegaskan bahwa negaranya akan menganggap setiap bentuk serangan AS sebagai perang total.
“Kali ini kami akan menganggap setiap serangan—baik terbatas maupun berskala besar—sebagai perang habis-habisan terhadap kami. Kami akan merespons dengan cara sekeras mungkin,” ujar pejabat tersebut, seperti dikutip dari The Independent.
Artikel Terkait
Aktivis AS Beberkan Bukti Pelanggaran HAM Sistematis terhadap Minoritas di India, Desak Sanksi Global Magnitsky
AS Kehilangan 39 Pesawat dalam Perang Lawan Iran, Biaya Operasi Tembus 29 Miliar Dolar
Militer Arab Saudi Diam-Diam Balas Serangan Iran, Begini Kronologi Lengkapnya
Rudal Setan II Rusia Sarmat: Hancurkan AS dan Eropa dalam Hitungan Menit