Iran Tegas Tolak Hentikan Pengayaan Uranium dalam Perundingan Nuklir dengan AS
Perundingan nuklir antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di Oman kembali menemui titik sulit. Pemerintah Iran secara tegas menolak permintaan Washington untuk menghentikan aktivitas pengayaan uranium, meskipun jalur diplomasi antara kedua negara masih tetap terbuka.
Iran: Pengayaan Uranium adalah Hak yang Tidak Bisa Ditawar
Seorang diplomat yang mengetahui langsung jalannya pembicaraan mengungkapkan bahwa Iran sama sekali tidak bersedia menjadikan penghentian pengayaan uranium sebagai bagian dari kesepakatan apapun. Bagi Teheran, aktivitas pengayaan uranium dinilai sebagai hak kedaulatan yang sah dan tidak dapat ditawar-tawar.
"Mereka menganggap pengayaan sebagai hak yang tidak bisa dicabut, bahkan dalam konteks perundingan," kata diplomat tersebut, seperti dikutip dari The Times of Israel, Sabtu, 7 Februari 2026.
Pembahasan Dibatasi Hanya pada Isu Nuklir
Iran juga secara jelas membatasi agenda dalam perundingan dengan AS. Pemerintah Iran menyatakan hanya bersedia membahas isu nuklir dan secara tegas menolak untuk memasukkan pembahasan mengenai program rudal balistik atau kemampuan pertahanan militer lainnya ke dalam diskusi.
Artikel Terkait
Fakta Klaim Kemiripan Wajah Jeffrey Epstein dan Andrew Jackson di Uang $20
Dokumen FBI: Jeffrey Epstein Diduga Kuat Sebagai Agen Mossad, Terungkap Hubungannya dengan Ehud Barak
Dokumen Epstein Terungkap: Upaya Goyang Putin dan Koneksi Rusia yang Kontroversial
Perundingan Nuklir AS-Iran Akhirnya Digelar di Oman: Kronologi, Ketegangan, dan Hasil