Mohamad Safa Mundur dari PBB, Ungkap Pembungkaman dan Ancaman Kebebasan Berpendapat

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:25 WIB
Mohamad Safa Mundur dari PBB, Ungkap Pembungkaman dan Ancaman Kebebasan Berpendapat

Mohamad Safa Mundur dari PBB, Soroti Dugaan Pembungkaman dan Ancaman

Keputusan Direktur Eksekutif Patriotic Vision (PVA), Mohamad Safa, untuk menangguhkan tugasnya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyoroti isu serius. Ia mengungkap adanya dugaan pembungkaman suara dan pembatasan kebebasan berpendapat di dalam organisasi dunia tersebut.

Tekanan dan Ancaman Setelah Beri Pandangan Berbeda

Mohamad Safa mengaku mulai menghadapi berbagai tekanan sejak menyampaikan pandangan berbeda terkait konflik Gaza dan Iran pada 2023. Tekanan tersebut meliputi kritik keras, tuduhan, hingga sanksi finansial. Ia juga mengklaim menerima ancaman terhadap keselamatan dirinya dan keluarganya.

Kebebasan Berbicara yang Dibatasi di Lingkungan PBB

Dalam pernyataannya, Safa menyebut dirinya tidak lagi bebas berbicara di PBB. Ia menuding ada oknum pejabat senior yang diduga menyalahgunakan kekuasaan untuk membatasi narasi tertentu, terutama yang bertentangan dengan kepentingan pihak-pihak berpengaruh.


Halaman:

Komentar