Rusia Desak AS Hentikan Perang di Iran: Dampak pada Selat Hormuz & Harga Minyak Dunia

- Senin, 06 April 2026 | 08:25 WIB
Rusia Desak AS Hentikan Perang di Iran: Dampak pada Selat Hormuz & Harga Minyak Dunia

Rusia Desak AS Segera Hentikan Operasi Militer di Iran untuk Pulihkan Selat Hormuz

Pemerintah Rusia secara resmi mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan operasi militer di Iran. Tujuannya adalah memulihkan stabilitas kawasan dan menjamin kelancaran jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz, yang merupakan urat nadi perdagangan energi global.

Pernyataan Tegas Menteri Luar Negeri Rusia

Desakan ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, dalam konferensi pers di Moskow pada Jumat (3/4/2026). Lavrov menegaskan bahwa kunci normalisasi situasi bukanlah dengan memberikan tekanan lebih lanjut kepada Iran, melainkan dengan penghentian segera aksi militer yang justru memicu ketegangan.

“Masalahnya bukanlah bahwa sesuatu harus diminta dari Iran, tetapi bahwa aksi militer harus dihentikan, dan kemudian Selat Hormuz akan dipulihkan,” tegas Lavrov. Pernyataannya ini secara implisit ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang memegang kendali kebijakan militer Washington di Timur Tengah.

Mengapa Selat Hormuz Sangat Vital?

Selat Hormuz adalah jalur air sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Lebih dari seperlima pasokan minyak mentah dunia dan sepertiga ekspor gas alam cair (LNG) global melintasi selat ini. Gangguan di titik strategis ini berpotensi memicu gejolak harga energi dunia dan mengacaukan rantai pasok internasional.


Halaman:

Komentar