Iran Ancam Serangan Balasan ke AS Usai Kapalnya Disita di Laut Arab: Kronologi & Dampak

- Senin, 20 April 2026 | 04:25 WIB
Iran Ancam Serangan Balasan ke AS Usai Kapalnya Disita di Laut Arab: Kronologi & Dampak

Dalam pernyataannya, Zolfaghari menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam. Pemerintahnya menyatakan kesiapan untuk segera membalas insiden yang mereka sebut sebagai "tindakan pembajakan bersenjata" ini.

“Kami memperingatkan bahwa pasukan militer Iran akan segera menanggapi dan membalas tindakan pembajakan bersenjata oleh militer AS ini,” tegasnya.

Klaim Keberhasilan dari Pihak Amerika Serikat

Insiden ini berawal dari pengumuman yang dibuat oleh mantan Presiden AS Donald Trump. Trump menyatakan bahwa militer AS berhasil mencegat sebuah kapal kargo berbendera Iran yang mencoba melewati blokade laut yang diterapkan AS.

Dalam pernyataannya, Trump menulis, "Hari ini, sebuah kapal kargo berbendera Iran bernama TOUSKA… mencoba melewati blokade angkatan laut kami, dan itu tidak berjalan baik bagi mereka." Pernyataan ini semakin memicu ketegangan antara kedua negara yang sudah lama berseteru.

Insiden terbaru di Laut Arab ini memperlihatkan eskalasi konflik yang terus berlanjut antara AS dan Iran, khususnya di wilayah perairan strategis. Ancaman balasan dari Iran meningkatkan kekhawatiran akan potensi konflik terbuka yang dapat mengganggu stabilitas keamanan kawasan.


Halaman:

Komentar