MULTAQOMEDIA.COM - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengungkap kisah mengejutkan di balik kesibukannya memimpin negara. Ia mengaku pernah berada dalam situasi nyaris kehabisan makanan di kediaman dinas, sementara aturan protokoler yang ketat melarangnya untuk berbelanja atau memesan makanan secara online.
"Saya tidak diperbolehkan belanja atau memesan makanan dari kediaman dinas. Jika saya kehabisan makanan, selesailah sudah semuanya," ujarnya pada Februari lalu.
Kondisi ini menggambarkan tekanan dan keterbatasan ekstrem yang dihadapi Takaichi sejak menjabat. Selain harus bekerja tanpa henti, ia juga terikat aturan keamanan super ketat yang membuat aktivitas sehari-hari, termasuk urusan makan, menjadi sangat tidak fleksibel.
Kisah lain yang terungkap adalah keluhan Takaichi tentang kurang tidur sejak dilantik sebagai perdana menteri enam bulan silam. Cerita ini disampaikan Takaichi kepada politisi senior Akira Amari dalam pertemuan di kantor perdana menteri, Kamis (23/4/2026).
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan