Presiden AS saat itu, Donald Trump, juga mengonfirmasi bahwa jet tempur F-15E terkena rudal yang diluncurkan dari bahu. Senjata yang dikenal sebagai sistem pertahanan udara portabel atau MANPADS ini memiliki panjang sekitar 1 meter lebih dengan bobot sekitar 20 kg. Keunggulan utama senjata ini adalah memberikan cara yang murah dan efektif untuk menjatuhkan pesawat yang terbang rendah.
Saat dikonfirmasi mengenai laporan NBC, Gedung Putih mengulangi pernyataan Trump usai bertemu Presiden China Xi Jinping bulan lalu. Trump menyatakan bahwa Xi telah meyakinkannya bahwa China tidak akan memberikan peralatan militer kepada Iran. "Presiden Xi telah berjanji kepada saya bahwa dia tidak akan mengirim senjata apa pun ke Iran. Itu janji yang indah. Saya memercayainya. Saya menghargainya," kata Trump.
Hal senada disampaikan juru bicara Kedutaan Besar China di Washington DC yang membantah laporan NBC tersebut. Pihak China menegaskan selalu bertindak bijaksana dan bertanggung jawab dalam mengekspor produk militer. "China menerapkan kontrol ketat sesuai dengan hukum dan peraturan tentang kontrol ekspor dan kewajiban internasional yang berlaku. China menentang fitnah tanpa dasar dan asosiasi yang bermaksud buruk," ujarnya.
Artikel Terkait
UEA Ikut Serang Iran dengan Bantuan Intelijen AS dan Israel, Target Strategis Jadi Sasaran
Hamas Kecam Keras Rencana Netanyahu Kuasai 70% Wilayah Gaza, Sebut Eskalasi Berbahaya
Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat Militer AS, Centcom Bantah Keras
Netanyahu Perintahkan Militer Kuasai 70% Wilayah Gaza, Ekspansi Terus Berlanjut