Rahasia Kebahagiaan Indonesia: Keimanan, Bukan Hanya Kesejahteraan Ekonomi
Indonesia mencatat prestasi luar biasa dengan dinobatkan sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan tertinggi di dunia berdasarkan riset Global Flourishing Study (GFS) kolaborasi Harvard University, Baylor University, dan Gallup. Temuan ini mengungguli hampir 200 negara lainnya dan menarik perhatian banyak pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Kebahagiaan yang Melampaui Tolok Ukur Ekonomi
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, memberikan perspektif mendalam. Ia menyatakan bahwa kebahagiaan rakyat Indonesia tidak bisa diasumsikan hanya berasal dari tingkat kesejahteraan atau kemakmuran ekonomi semata.
"Asumsi bahwa negara sejahtera pasti rakyatnya bahagia, dan negara miskin pasti tidak bahagia, hanya relevan jika kebahagiaan diukur dari sudut pandang duniawi saja," ujar Jamiluddin.
Peran Keimanan sebagai Sumber Kebahagiaan Utama
Jamiluddin menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia pada umumnya mencari kebahagiaan dalam keseimbangan dunia dan akhirat. Bagi kelompok yang memprioritaskan kebahagiaan akhirat, keimanan menjadi sumber kebahagiaan utama mereka.
Artikel Terkait
Gaji Guru Honorer vs Sopir MBG: Viral Video Protes Kesenjangan Gaji 2026
Prabowo Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari: Daftar 28 Perusahaan & Penyebab Lengkap
Pesawat ATR Jatuh di Maros: Basarnas Yakin Tak Ada Korban Selamat, Tetap Harap Mukjizat
Eggi Sudjana Bantah Ajukan Restorative Justice ke Jokowi: Fakta SP3 & Analisis Lengkap