Viral Guru SMK di Jambi Dikeroyok Siswa, Ini Kronologi dan Pengakuan Kedua Belah Pihak
Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara guru dan siswa di SMKN 3 Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, menjadi sorotan publik. Insiden yang berujung pada pengeroyokan seorang guru oleh sejumlah muridnya ini kini telah berlanjut ke ranah hukum.
Dua Versi Cerita: Awal Mula Konflik Guru dan Siswa
Insiden yang terekam dan viral di media sosial ini menyisakan dua narasi berbeda dari pihak yang terlibat, yaitu guru bernama Agus Saputra dan para siswa.
Pengakuan Guru Agus Saputra
Agus Saputra mengaku bahwa keributan berawal dari ucapan seorang siswa yang ia anggap melewati batas kesopanan. Refleksnya, ia memberikan tamparan kepada siswa tersebut.
"Awalnya saya diejek dengan kata tak pantas. Saya refleks menampar murid tersebut," ujar Agus, seperti dikutip dari Tribunnews. Menurutnya, tindakannya itu memicu emosi siswa lainnya sehingga ia akhirnya dikeroyok.
Pengakuan Siswa Berinisial MUF
Di sisi lain, seorang siswa berinisial MUF memberikan kesaksian yang berbeda. Ia menggambarkan Agus Saputra sebagai guru yang kerap menggunakan kata-kata kasar dan menghina, bahkan kepada orang tua siswa.
Artikel Terkait
Ricuh di Keraton Solo: Mikrofon Putri PB XIII Dimatikan Saat Penyerahan SK Cagar Budaya ke Fadli Zon
Protes GKR Rumbai ke Fadli Zon Ricuhkan Penyerahan SK di Keraton Solo
Bocil Block Blast Viral: Fakta, Ancaman Keamanan & Cara Menghindarinya
Dokter Tifa Klaim 99,9% Ijazah Jokowi Palsu, Tuntut Transparansi 709 Dokumen Pendidikan