Mendikdasmen Ungkap Banyak Anggota DPR Lulusan Paket C, Ini Peran Penting PKBM
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan, program pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) berperan penting untuk menekan angka putus sekolah di Indonesia. Fakta menarik terungkap, bahwa tidak sedikit anggota dewan yang merupakan lulusan Paket C, jalur pendidikan setara SMA di luar sekolah formal.
“Paling banyak itu Paket C. Banyak anggota dewan yang juga lulusan Paket C,” ujar Mu’ti dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Selasa, 21 Januari 2026. Pernyataan ini pun langsung disambut tawa dari peserta forum.
Penyebab Tingginya Angka Putus Sekolah di Indonesia
Mu’ti menjelaskan, keberadaan PKBM menjadi krusial karena angka tidak sekolah di Indonesia masih tinggi. Penyebabnya tidak hanya faktor ekonomi, tetapi juga alasan kultural dan geografis. Beberapa di antaranya adalah praktik pernikahan usia dini serta keterbatasan akses pendidikan di daerah terpencil.
Strategi Kemendikdasmen: Perluas Layanan Pendidikan Nonformal
Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berencana memperluas layanan pendidikan nonformal melalui PKBM, baik di dalam maupun luar negeri. Fokus penguatan diarahkan pada program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, serta berbagai kursus keterampilan.
Artikel Terkait
Klarifikasi Lengkap Polemik Lele Marinasi di Program Makan Bergizi Gratis Pamekasan
Dokter Kamelia Diputus Ammar Zoni Lewat Surat, Ini Isi dan Tanggal Resminya
Fatwa Muhammadiyah: Trading Kripto Halal, Asal Tanpa Leverage dan Short Selling
Rieke Diah Pitaloka Ungkap Upaya Pembungkaman Saksi Kunci Kasus JICT di Rumah Sakit