Detil Aksi dan Investigasi Internal
Berdasarkan investigasi, RA secara spontan membawa alat pengeras suara ke kamar operasi. Ia tidak hanya berjoget, tetapi juga terlihat mengalungkan botol infus di leher. Aksi ini membuat para dokter yang hadir tampak heran dan tidak menyetujui.
Permintaan Maaf dari Perawat Terkait
Menghadapi gelombang kritik, Riga Septian Bahri akhirnya meminta maaf secara terbuka. Dalam video pernyataannya, Kamis (2/4/2026), ia menyatakan penyesalan.
"Saya Riga Septian Bahri, perawat kamar operasi. Terkait video viral itu, aksi saya spontan dan tidak ada maksud politik atau menyindir siapapun. Saya memohon maaf kepada rumah sakit dan masyarakat," katanya sambil berjanji tidak mengulangi.
Proses Hukum dan Sanksi yang Dijatuhkan
Meski telah meminta maaf, proses disiplin tetap berjalan. Pihak rumah sakit telah mengembalikan RA ke BKPSDM Aceh Tengah untuk diberi sanksi sesuai peraturan.
"Dia inisiatif sendiri. Kami sebagai instansi tidak terima dan tidak menoleransi. Ini kami anggap kelalaian dan akan diberikan hukuman," tegas dr. Gusnarwin. Pihak manajemen berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pegawai untuk menjaga integritas pelayanan publik.
Artikel Terkait
145.000 Anak Warga AS Dipisahkan dari Orang Tua Akibat Deportasi Massal Trump
Blusukan Jokowi: Ancaman Terselubung untuk Pemerintahan Prabowo? Analisis Lengkap
Rupiah Babak Belur ke 17.700, Presiden Prabowo Panggil Gubernur BI dan Menkeu ke Istana
Optimasi Pipeline Deployment Contact Center untuk Operasi Andal dan Skalabel