Kasus Ijazah Jokowi: 120 Saksi Diperiksa, Pengacara Kritik Penyelidikan Lamban Polda Metro Jaya

- Rabu, 08 April 2026 | 01:50 WIB
Kasus Ijazah Jokowi: 120 Saksi Diperiksa, Pengacara Kritik Penyelidikan Lamban Polda Metro Jaya

Konsekuensi Hukum Pelanggaran Batas Waktu

Gafur menjelaskan, berdasarkan Pedoman Jaksa Agung Nomor 1 Tahun 2021, penyidikan tambahan yang melampaui batas 14 hari berpotensi berujung pada dua hal: pengembalian berkas perkara (P20) atau pengembalian Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

"Saya punya bukti. Kejaksaan di tahun 2021 dengan KUHAP yang baru ini banyak mengembalikan berkas perkara dan SPDP ketika penyidik tidak melaksanakan penyidikan tambahan 14 hari," tuturnya.

Jumlah Saksi yang Tidak Lazim untuk Satu Dokumen

Pengacara tersebut juga menyoroti jumlah saksi yang tidak biasa untuk kasus satu lembar dokumen. Pemeriksaan terhadap 120 saksi dinilai menunjukkan bahwa penyidik belum mendapatkan bukti yang cukup kuat untuk membawa perkara ke meja hijau.

"Menurut saya, satu-satunya perkara di Republik, sependek pengetahuan saya dalam perkara pidana yang saksinya hampir ratusan orang cuma perkara selembar ijazah yang diduga palsu," ucap Abdul Gafur Sangadji.


Halaman:

Komentar