Namun, Hathaway memutuskan meninggalkan Gereja Katolik saat berusia 15 tahun. Keputusan ini dikabarkan berkaitan dengan sikap gereja terhadap kakaknya yang gay. Keluarganya kemudian sempat bergabung dengan Gereja Episkopal.
Perjalanan Spiritual Anne Hathaway Saat Ini
Anne Hathaway beberapa kali menyebut bahwa perjalanan spiritualnya masih terus berkembang. Ia menggambarkan keyakinannya saat ini sebagai sesuatu yang personal dan "work in progress". Artinya, hingga kini ia tidak secara terbuka menganut denominasi agama tertentu, tetapi lebih pada pencarian spiritual yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan, cinta, dan integritas.
Respons Netizen dan Pesan Inklusivitas
Viralnya ucapan "Insya Allah" dari Anne Hathaway mendapat banyak respons positif. Banyak netizen menilai penggunaan frasa tersebut terasa natural dan penuh respek, membawa pesan inklusivitas bahwa budaya Timur Tengah bukan hal asing di panggung global. Sikap ini sejalan dengan citra Hathaway yang dikenal terbuka soal toleransi dan keberagaman.
Kini, selain dinantikan lewat film The Devil Wears Prada 2, Anne Hathaway juga menjadi sorotan karena sikapnya yang dianggap menghargai budaya lain melalui ucapan singkat namun penuh makna tersebut.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Targetkan Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia, Ini Rencananya
Analisis Politik Indonesia: Peran Avonturir, Ulama, dan Dampak Transisi Kekuasaan
Menu MBG Nabire Mewah Saat Gibran Kunjungi: Rendang hingga Viral di Medsos
3 Kebijakan Pemerintah yang Memberatkan Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, hingga Tol Kena PPN