Skandal Kiai Cabul Pati: Ngaku Keturunan Nabi, Peras Jemaah hingga Cabuli Istri Orang
Korban Kiai Ashari, pengajar Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, terus berdatangan. Mereka mengungkap praktik bejat dan penyimpangan yang dilakukan tersangka atas nama agama. Kali ini, seorang korban pemerasan membeberkan fakta mencengangkan terkait aksi kiai cabul tersebut.
Korban Kiai Ashari: 11 Tahun Diperas dan Bekerja Tanpa Upah
Sofi, seorang karyawan yang mengabdi pada Ashari selama 11 tahun, mengaku dimanfaatkan oleh kiai yang awalnya ia kagumi. Demi iming-iming pahala akhirat, Sofi rela bekerja tanpa pamrih dan tanpa digaji.
"Saya di sini memberi keterangan, kasihan korban. Saya korban harta benda sejak 2008 sambatan (kerja tanpa bayaran) siang-malam sampai 2018. Kerja nggak dibayar, kalau punya uang saya kasihkan ke dia (Ashari)," tutur pria asal Desa Ngawen, Kecamatan Margorejo ini.
Selama bertahun-tahun, Sofi membantu Ashari membangun pondok pesantren, tempat ibadah, hingga madrasah. Jiwa dan raganya ia dedikasikan untuk orang yang dianggapnya sebagai Wali Allah, padahal kenyataannya ia hanya menjadi alat untuk memuaskan kepentingan pribadi sang kiai.
Modus Kiai Ashari: Rayuan Akhirat dan Doktrin Keturunan Nabi
Semua uang dan aset Sofi habis terkuras berkat bujuk rayu Ashari. Iming-iming mendekatkan diri kepada Allah SWT dijadikan kedok agar Sofi luluh. Bahkan, Sofi rela membohongi orang tuanya sendiri demi bisa ikut "berjuang" bersama Ashari.
Puncaknya pada 2018, sertifikat rumah Sofi dibawa Ashari untuk dijadikan jaminan utang. "Saat itu (2008) disuruh mengaku ke orang tua saya, saya mondok di Jepara biar uang orang tua saya bisa masuk ke sini. Uangnya banyak nggak kehitung. Di 2009 pernah jual tanah Rp 9 juta," ungkapnya.
Setelah terus-menerus diperas hingga tak punya harta benda, Sofi akhirnya sadar. Ia memutuskan kabur dari bayang-bayang Ashari setelah disadarkan oleh beberapa rekannya. "Mulai sadar 2018. Saya keluar karena sertifikat rumah saya diambilkan hutang tapi nggak dibayar, terus saya bingung nggak kerja bayarnya gimana, diomongo orang kok jadi budak terus nggak mikir masa depan," ucap Sofi.
Artikel Terkait
Ahmad Dhani Blak-blakan Haramkan Keluarga Besar Bertemu Maia Estianty Usai Insiden Pernikahan El Rumi
Menteri Sosial Bantah Mark Up Sepatu Rp700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat
Kyai Ashari Kabur Usai Mangkir dari Pemeriksaan, Polisi Siap Lakukan Penangkapan
PH Indigo Viral: Ahmad Dhani Singgung Gosip Infotainment dan Stasiun TV