Untuk terdakwa III, Serka Frengky Yaru, tuntutannya lebih ringan, yaitu 4 tahun penjara tanpa pidana tambahan pemecatan dari dinas TNI AD.
Fakta Sidang: Ada Imbalan Rp5 Miliar
Dalam proses persidangan, setidaknya 20 saksi telah dimintai keterangan. Salah satu fakta mengejutkan yang terungkap adalah adanya imbalan success fee sebesar Rp5 miliar yang dijanjikan jika korban berhasil membobol rekening dorman (terbengkalai). Hal ini diungkap oleh saksi Antonius Aditia Majarjuna dalam sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Senin (27/4/2026). Antonius, yang juga terdakwa dalam kasus ini namun diadili di pengadilan negeri, mengungkapkan bahwa imbalan tersebut dijanjikan oleh pengusaha bimbingan belajar, Dwi Hartono, yang merupakan aktor intelektual di balik kasus ini.
Kronologi Penculikan dan Pembunuhan
Korban diduga diculik sebelum akhirnya ditemukan tewas. Dugaan penculikan terungkap dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan korban dibawa paksa oleh sejumlah orang. Jasad korban ditemukan sehari setelah kejadian, tepatnya pada 21 Agustus 2025, di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan dengan tangan dan kaki terikat serta mata dilakban.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri