Pimpinan Ponpes Ngawi Tersangka Pencabulan Santriwati, Korban Diduga Capai 7 Orang Lebih

- Senin, 25 Mei 2026 | 02:00 WIB
Pimpinan Ponpes Ngawi Tersangka Pencabulan Santriwati, Korban Diduga Capai 7 Orang Lebih









MULTAQOMEDIA.COM - Kasus dugaan pencabulan kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Seorang pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian setelah dilaporkan oleh para santriwatinya.





Kasus pencabulan santriwati ini terungkap setelah sejumlah korban berani melapor ke Polres Ngawi. Dalam proses pelaporan, para korban mendapatkan pendampingan dari organisasi Yakuza Maneges. Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena melibatkan oknum pengasuh pondok yang seharusnya menjadi panutan.





Korban Pencabulan Ponpes Ngawi Diduga Terus Bertambah





Awalnya, hanya tiga santriwati yang melaporkan oknum pimpinan ponpes tersebut. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih mendalam, jumlah korban diduga kuat jauh lebih banyak. Sekretaris Yakuza Maneges Ngawi, Dwi Kurniawan Ma’arif, mengungkapkan bahwa jumlah korban diduga mencapai tujuh orang atau lebih.





"Awalnya ada tiga santriwati yang melapor, namun dari hasil penelusuran kami, jumlah korban diduga bisa mencapai tujuh orang atau lebih, dan peristiwa ini terjadi dalam beberapa tahun terakhir," ujarnya. Fakta ini menunjukkan bahwa kasus kekerasan seksual di lingkungan ponpes ini telah berlangsung lama dan membutuhkan penanganan serius.





Polres Ngawi Tahan Tersangka dengan Dua Alat Bukti


Halaman:

Komentar