Mahfud MD: Hukuman Mati Lebih Layak untuk Koruptor Triliunan, Bukan Sekadar Potong Tangan

- Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Mahfud MD: Hukuman Mati Lebih Layak untuk Koruptor Triliunan, Bukan Sekadar Potong Tangan


"Memang kenapa? Oleh sebab itu, salah itu yang mengatakan di televisi, pakai aja pak hukum islam, begitu korupsi potong tangannya, kecil banget korupsi triliunan hanya potong tangan," ujarnya.


Mahfud kemudian mencontohkan praktik hukuman potong tangan di Arab Saudi yang tidak otomatis menghentikan orang berbuat curang. Masih banyak kasus pencurian berulang meski pelaku sudah dipotong tangan.


"Di Mekah itu banyak orang dipotong tangan itu kalau saudara naik haji-umrah, itu dipotong tangannya sampai dua, karena sesudah dipotong masih mencuri lagi, potong lagi satunya," ucap Mahfud.


Karena itu, Mahfud berpandangan inti hukuman terhadap koruptor seharusnya mencabut akses dan kekuasaan mereka. Hal ini bertujuan agar pelaku tidak bisa melakukan kejahatan kembali.


"Artinya potong tangan itu tidak lantas menghentikan orang mencuri. Oleh sebab itu yang dipotong tidak diberi akses itu tangannya masukkan penjara aja agar tidak menandatangani cek, kan gitu," pungkasnya.


Halaman:

Komentar