MULTAQOMEDIA.COM -- Keputusan Tifauzia Tyassuma, atau yang lebih dikenal sebagai Dokter Tifa, untuk "hijrah" dari polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo sempat memicu simpang siur dan tuduhan miring di publik.
Tak sedikit pihak yang menilai langkah tersebut sebagai "lari dari kenyataan" atau upaya menghindari gelanggang perjuangan. Namun, Dokter Tifa akhirnya angkat bicara melalui klarifikasi tegas di kanal YouTube pribadinya pada Jumat (7/8/2026).
Dengan nada lugas, ia membantah seluruh tudingan bahwa dirinya melarikan diri atau menjadi pengecut. Ia menegaskan bahwa perjuangannya justru sudah berjalan jauh sebelum polemik memanas.
"Anda jangan salah paham seakan-akan saya mengambil langkah seribu, melarikan diri dari gelanggang menjadi seorang pengecut. Bukan. Anda belum apa-apa, saya sudah mulai melakukan penelitian ini sejak tahun 2022. Artinya sudah empat tahun saya berjuang menegakkan kebenaran dalam soal ijazah ini," ujar Dokter Tifa.
Lebih lanjut, Tifa menjelaskan bahwa makna "hijrah" yang ia maksud adalah purna tugas dirinya sebagai peneliti dan akademisi di ruang publik. Seluruh hasil observasi, analisis anatomi, hingga pendekatan neuroscience behavior yang dihimpun sejak 22 Oktober 2022 telah rampung dibukukan.
Artikel Terkait
Dari Garasi Penuh ke Rp5,5 Juta: Cara Saya Akhirnya Menjual Barang Bekas yang Tidak Terpakai (Dan Anda Juga Bisa)
10 Nakes Penghina Pasien BPJS Teridentifikasi KKI: Terancam Sanksi Berat hingga STR Dicabut
Dokter Tifa Mundur dari Polemik Ijazah Jokowi, Tegaskan Hijrah dari Kebisingan Bukan dari Kebenaran
Viral! Nama Aspri Prabowo yang Main Kecap-kecapan di Atas Sofa Terungkap, Ini Profil Rizky Irmansyah dan Eka Rahmawanty