Dua karya monumentalnya, Jokowi's White Paper (terbit Agustus 2025) dan Otak Politik Jokowi (terbit Februari 2026), dinilai sudah lebih dari cukup untuk merangkum seluruh pembuktian ilmiah yang ia lakukan.
Sidang Praperadilan 12 Agustus: Panggung Pembuktian di Meja Hijau
Meski menyatakan hijrah dari forum publik biasa, Tifa menegaskan bahwa perjuangan hukumnya sama sekali belum usai. Ia justru bersiap melakoni pertarungan sesungguhnya di meja hijau untuk membela diri atas tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Didampingi tim hukum yang terdiri dari 27 advokat, Tifa menjadwalkan arena praperadilan berdasarkan ruang yang diberikan oleh KUHAP baru.
"Sidang demi sidang akan terus saya jalani dengan penuh ketelitian dan ketekunan bersama 27 advokat saya. Insyaallah tanggal 12 Agustus 2026 saya mulai sidang praperadilan. Di situlah ruangan bagi saya demi kepentingan hukum untuk menyampaikan tentang ijazah sebagai sebuah evidence," tegasnya.
Artikel Terkait
Dari Garasi Penuh ke Rp5,5 Juta: Cara Saya Akhirnya Menjual Barang Bekas yang Tidak Terpakai (Dan Anda Juga Bisa)
10 Nakes Penghina Pasien BPJS Teridentifikasi KKI: Terancam Sanksi Berat hingga STR Dicabut
Dokter Tifa Mundur dari Polemik Ijazah Jokowi, Tegaskan Hijrah dari Kebisingan Bukan dari Kebenaran
Viral! Nama Aspri Prabowo yang Main Kecap-kecapan di Atas Sofa Terungkap, Ini Profil Rizky Irmansyah dan Eka Rahmawanty