Kecelakaan Mobil KH Anwar Zahid: Tabrakan Truk Trailer di Bojonegoro
Kabar mengejutkan datang dari pendakwah kondang asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid. Mobil Toyota Alphard yang ditumpanginya mengalami kecelakaan lalu lintas yang cukup serius. Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Raya Padangan-Ngawi, tepatnya di Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 22.45 WIB.
Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika mobil Alphard hitam yang dikendarai oleh KH Anwar Zahid sedang berhenti dalam antrean akibat adanya proyek perbaikan jalan dengan sistem buka-tutup. Dari arah belakang, sebuah truk trailer melaju dan tidak dapat mengendalikan lajunya, sehingga menabrak mobil sang kiai hingga ringsek.
KH Anwar Zahid Selamat dan Tetap Melanjutkan Dakwah
Kabar baiknya, dalam insiden yang terekam dalam video viral ini, KH Anwar Zahid dipastikan selamat. Dalam video yang beredar, terlihat beliau hanya duduk di pinggir jalan setelah mobilnya mengalami kerusakan parah di bagian belakang. Beruntung, kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa. Baik KH Anwar Zahid maupun sopirnya selamat dari musibah tersebut.
Meskipun mobilnya mengalami kerusakan yang cukup berat, semangat dakwah KH Anwar Zahid tidak surut. Beliau dikabarkan tetap melanjutkan perjalanan dakwahnya ke Banjarnegara dengan menggunakan mobil pengganti. Kejadian ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform berita online.
Mengenal Sosok KH Anwar Zahid atau Abah Anza
Nama KH Anwar Zahid tentu tidak asing lagi di telinga umat Islam Indonesia. Pria yang memiliki nama lengkap K.H. Ahmad Anwar Zahid ini lahir pada 11 Maret 1974 di Bojonegoro. Beliau dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah sekaligus pendakwah kondang yang beraliran Ahlussunah wal Jama'ah dan berafiliasi dengan ormas Nahdlatul Ulama (NU).
Artikel Terkait
Trump Umumkan Kesepakatan Bersejarah Hamas, Netanyahu Langsung Menolak: Sandiwara Perdamaian Timur Tengah yang Absurd
Yaqut Cholil Qoumas Bantah Terima Rp1 dari Korupsi Kuota Haji: Dakwaan Jaksa KPK Hanya Asumsi
UGM Buka Suara soal Skripsi Jokowi: Cetak Sebagian Halaman di Luar Kampus Hal Lumrah di Era 1980-an
Kronologi Terakhir Sutrimo Sebelum Meninggal: Kirim Foto Makanan dan Duduk di Depan Rumah Febrie Adriansyah