Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat, membagikan pengalaman menariknya saat berdialog dengan seorang hakim dari Skandinavia dalam Kongres Mahkamah Konstitusi Sedunia di Madrid. Percakapan tersebut mengungkap perbandingan mencolok antara tingkat religiusitas masyarakat dan kualitas penegakan hukum di suatu negara.
Dalam diskusi tersebut, Arief Hidayat mengaku sempat mempertanyakan fenomena unik di negara Skandinavia yang mayoritas penduduknya tidak beragama (ateis), namun justru berhasil menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN).
"Saya katakan, negara Anda 98 persen ateis, tetapi mengapa di sana tidak ada KKN, tidak ada pelanggaran hukum, dan tidak ada penyalahgunaan kekuasaan?" ungkap Arief Hidayat dalam video yang beredar.
Menanggapi pertanyaan tersebut, hakim asal Skandinavia memberikan jawaban yang mengejutkan sekaligus menjadi bahan perenungan mendalam bagi Arief Hidayat. "Dia menjawab, urusan dunia harus diselesaikan dengan baik di dunia. Mereka tidak percaya pada penyelesaian di surga atau neraka," tuturnya.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Sebut Jokowi Londo Ireng: Pengkhianat Konstitusi yang Picu Dendam Politik Megawati
Amien Rais Sebut Kubu Jokowi Bergerak Diam-diam untuk Gulingkan Prabowo, Ini Buktinya
Amien Rais Peringatkan Prabowo: Jangan Kementus Seperti Trump, Bisa Ditinggal Rakyat
Putusan MK dan Gibran: Kritik Tajam Denny Indrayana Soal Skandal Konstitusi dan Etika Politik