Koordinator Pos Sar pasaman Novi Yurandi menyebutkan, musibah itu terjadi pada Kamis (14/8) sekitar pukul 18.00 WIB, ketika keempat korban berusaha menyeberangi Sungai Batang Pasaman.
“Tiba-tiba air bah datang dan menyeret mereka. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian meminta bantuan Basarnas,” ungkapnya.
Pada pencarian hari ketiga, Minggu (17/8/2025), operasi SAR dilakukan dengan membagi tiga tim: penyisiran menggunakan rafting, LCR, serta jalur darat. Selain Basarnas, pencarian juga melibatkan unsur Polsek Talamau, Koramil 03 Talu, Local Hero Rescue, dan masyarakat sekitar dengan total lebih dari 40 personel.
“Korban Aldi yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia telah dievakuasi ke Puskesmas Talamau sekitar pukul 13.30 WIB. Tim gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” katanya
Sumber: inews
Artikel Terkait
Trump vs Paus Leo XIV: Mengapa Vatikan Sudah Pasti Menang dalam Pertarungan Ini
Pemerintah Gandeng 26 Homeless Media, Sejumlah Platform Membantah Keterlibatan
Hotman Paris Biayai Perjalanan Korban Pelecehan Santriwati Pati ke Jakarta demi Keadilan
Gaji Guru Honorer Jakarta Rp700 Ribu, Anggota DPRD Soroti Kesejahteraan di Tengah Anggaran Pendidikan Rp18,1 Triliun