Proses evakuasi korban terus dilakukan tim SAR gabungan dengan peralatan terbatas mengingat kondisi bangunan yang labil.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf turut menjenguk Haikal dan korban santri lainnya di rumah sakit pada Rabu siang. Dia mengaku kagum dengan kekuatan mental Haikal yang tetap bisa berkomunikasi dengan tim penyelamat meski dalam kondisi terjepit reruntuhan.
“Haikal luar biasa. Dia mampu bertahan lebih dari 24 jam sambil tetap berinteraksi dengan tim SAR. Ini menunjukkan ketahanan yang kuat dari seorang anak santri,” ujar Mensos.
Proses penyelamatan Haikal berlangsung jauh lebih lama dari perkiraan tim SAR. Menurut petugas, tingkat kesulitan sangat tinggi karena akses menuju lokasi korban tertutup reruntuhan beton yang tidak stabil.
Meski penuh tantangan, keberhasilan menyelamatkan Haikal menjadi kabar baik di tengah duka mendalam akibat tragedi musala ambruk di Ponpes Al Khoziny
Sumber: inews
Artikel Terkait
Peluru Nyasar TNI di Padang: Mahasiswi UNP dan Warga Sipil Jadi Korban Latihan Militer
Pesawat Militer AS Terbang di Langit Padang, TNI AU Buka Suara Soal Misi Sebenarnya
Pesawat Militer AS Terdeteksi Terbang di Perairan Barat Padang, Sumatera Barat
Ibu Muda Tewas di Hotel Muara Enim, Mantan Kekasih Jadi Tersangka Pembunuhan