Keji! Majikan Perkosa Pelayan Warung di Makassar, Istri Rekam untuk Ancaman
Seorang pekerja wanita berusia 22 tahun di Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban pemerkosaan yang didalangi oleh majikannya sendiri. Yang lebih mengerikan, aksi kekerasan seksual ini direkam oleh istri pelaku dan dijadikan alat ancaman.
Rekaman Sebagai Alat Pemerasan
Menurut keterangan dari Sekretaris YPMP Sulsel, Alita Karen, rekaman keji tersebut digunakan untuk memaksa korban bekerja tanpa menerima gaji. "Pelaku mengancam korban harus bekerja di tempatnya tanpa bayaran, bahkan disebutkan hingga 15 tahun," ujar Alita di Polrestabes Makassar, Sabtu (3/1/2026).
Korban Bekerja Selama 3 Bulan dengan Kondisi Menyedihkan
Korban yang telah bekerja selama 3 bulan di usaha milik pasangan suami-istri tersebut mengalami eksploitasi berat. Ia dipaksa bekerja dari pukul 07.00 malam hingga 12.00 siang keesokan harinya dengan upah hanya Rp 60.000 per hari.
Diduga Ada Korban Lain
Alita menduga kuat korban bukanlah satu-satunya. Tingginya pergantian karyawan di tempat usaha tersebut menimbulkan kecurigaan. "Banyak karyawan tidak betah dan cepat keluar. Bisa jadi ada korban kekerasan seksual sebelumnya," tegasnya.
Artikel Terkait
Peluru Nyasar TNI di Padang: Mahasiswi UNP dan Warga Sipil Jadi Korban Latihan Militer
Pesawat Militer AS Terbang di Langit Padang, TNI AU Buka Suara Soal Misi Sebenarnya
Pesawat Militer AS Terdeteksi Terbang di Perairan Barat Padang, Sumatera Barat
Ibu Muda Tewas di Hotel Muara Enim, Mantan Kekasih Jadi Tersangka Pembunuhan