Lima Santriwati Korban Pelecehan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, Diduga Dilakukan Petinggi MTF
Lima orang santriwati dan mantan santriwati sebuah pondok pesantren di Lombok Tengah menjadi korban pelecehan seksual. Pelaku diduga adalah salah satu petinggi pondok pesantren tersebut yang berinisial MTF.
Kronologi Laporan Korban ke BKBH Unram
Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram menerima laporan dari lima korban. Tiga di antaranya telah mendatangi langsung kantor BKBH untuk memberikan keterangan. Kelima korban tersebut juga telah melaporkan kejadian ini ke Polres Lombok Tengah.
Ketua BKBH Unram, Joko Jumadi, menyatakan bahwa para korban mengaku dilecehkan. Bahkan, salah satu korban mengaku pernah disetubuhi oleh terduga pelaku MTF. Joko menduga jumlah korban bisa bertambah dan mendorong korban lain untuk segera bersuara.
Artikel Terkait
Guru SD di Tangsel Diduga Cabuli Belasan Murid, Ini Kronologi dan Laporan ke Polisi
TPNPB Klaim Gagalkan Pendaratan Pesawat Hercules Gibran di Yahukimo: Kronologi & Analisis
Wamen PPPA Ungkap Pelecehan Seksual di Pengungsian Korban Banjir Sumatera: Fakta & Solusi Pencegahan
Polisi di Asahan Tabrak 4 Motor dan Kabur, Viral Dikejar Massa: Kronologi Lengkap