Proses Hukum dan Status Tersangka
Meski kasus penjambretan dihentikan karena pelaku meninggal, proses hukum untuk kasus kecelakaan lalu lintas tetap berjalan. Hogi ditetapkan sebagai tersangka beberapa bulan setelah kejadian.
Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, menegaskan penetapan tersangka dilakukan setelah melalui penyelidikan lengkap, termasuk gelar perkara dan pemeriksaan saksi ahli.
"Kami melakukan ini untuk memberikan kepastian hukum. Kami tidak memihak, tapi di situ ada korban meninggal dua," kata Mulyanto.
Hogi dijerat dengan Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 311 UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009, dengan ancaman pidana hingga 6 tahun penjara. Saat ini, ia berstatus tahanan luar dengan pemasangan GPS di pergelangan kaki.
Harapan Keluarga Korban Jambret
Arsita, yang merasa suaminya membela diri, berharap keadilan dalam persidangan. "Saya harapannya ya suami saya dapat keadilan. Karena itu bener-bener pure membela saya," ucapnya.
Kasus yang sempat viral di media sosial ini menjadi perhatian publik, memicu perdebatan antara pembelaan diri dan prosedur hukum dalam menangani kejahatan jalanan.
Artikel Terkait
Meteor Jatuh di Danau Maninjau? Ini Klarifikasi Resmi Polisi
Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Lombok Tengah: 5 Santriwati Korban, Diduga Dilakukan Petinggi MTF
Guru SD di Tangsel Diduga Cabuli Belasan Murid, Ini Kronologi dan Laporan ke Polisi
TPNPB Klaim Gagalkan Pendaratan Pesawat Hercules Gibran di Yahukimo: Kronologi & Analisis