Awal Mula Insiden Pengeroyokan
Menurut penuturan keluarga, akar masalahnya bermula ketika anak Rofinus melintas dengan sepeda motor di dekat rumahnya. Seorang tetangga yang diduga sebagai pelaku mendatangi rumah Rofinus dan menegur agar tidak ngebut.
Teguran itu memicu cekcok yang kemudian bereskalasi menjadi pemukulan dan pengeroyokan terhadap Rofinus Kaka. Karena merasa menjadi korban, keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
Dugaan Ketimpangan dalam Proses Hukum
Keluarga korban menyatakan kecurigaan adanya ketidakberimbangan dalam penanganan kasus ini. Mereka menduga, terduga pelaku awal merupakan sosok yang terpandang dan memiliki kemampuan finansial kuat di lingkungan tersebut.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya publik mengenai transparansi dan profesionalisme proses penegakan hukum di daerah. Hingga berita ini diturunkan, Polres Sumbawa belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi versi penyidik maupun alasan penetapan Rofinus sebagai tersangka.
Kasus Rofinus Kaka ini terus memantik perhatian dan menjadi sorotan publik terkait prinsip keadilan dan kesetaraan di depan hukum. Keluarga berharap ada kejelasan serta proses hukum yang adil dan tidak memihak.
Artikel Terkait
IPW: Polisi Diadang Oknum TNI Saat Gerebek Gudang Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur
Kericuhan Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh: Massa Rusak Lambang Garuda dan Bendera Merah Putih di Pendopo Gubernur
Gempa NTT Magnitudo 7,7 Tewaskan 38 Orang: Evakuasi Korban Terjebak Reruntuhan Masih Berlangsung
Kericuhan Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh di Baiturrahman: Massa Lempar Batu, Aparat Balas Gas Air Mata